Kompetisi tersebut diikuti oleh 12 Pimpinan Anak Cabang (PAC) Muslimat NU dari seluruh Kabupaten Mukomuko. Penampilan PR Muslimat NU Desa Wonosobo berhasil memikat dewan juri berkat kekompakan, penghayatan, serta harmonisasi suara yang ditampilkan selama perlombaan.
Salah satu personel tim, Natriyah, mengaku bersyukur atas raihan juara yang berhasil diraih. Menurutnya, hasil tersebut merupakan buah dari latihan yang telah dipersiapkan jauh sebelum perlombaan berlangsung.
"Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas amanah sebagai Juara 1. Prestasi ini tidak diraih secara instan, tetapi melalui latihan yang rutin, kerja sama yang baik, dan semangat kebersamaan seluruh anggota. Kami saling menguatkan dan terus berusaha memberikan penampilan terbaik. Semoga kemenangan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berkhidmat di Muslimat NU," ujar Natriyah.
Ia menambahkan, kemenangan bukanlah tujuan utama mengikuti perlombaan. Yang lebih penting adalah mempererat tali silaturahmi dan menjaga kekompakan antaranggota Muslimat NU.
"Bagi kami, juara hanyalah bonus dari kerja keras yang telah dilakukan bersama. Nilai yang paling berharga adalah kekompakan, kebersamaan, dan rasa persaudaraan yang semakin erat di antara pengurus ranting. Semoga semangat ini terus terjaga sehingga Muslimat NU Desa Wonosobo dapat terus berkontribusi bagi organisasi, masyarakat, dan umat," tambahnya.
Keberhasilan ini menjadi kebanggaan bagi PAC Muslimat NU Kecamatan Penarik, sekaligus menunjukkan bahwa persiapan yang matang, disiplin, dan kekompakan tim mampu menghasilkan prestasi yang membanggakan di tingkat kabupaten.
Dengan raihan Juara 1 tersebut, PR Muslimat NU Desa Wonosobo diharapkan dapat terus menjadi inspirasi bagi ranting-ranting Muslimat NU lainnya dalam meningkatkan kualitas organisasi, memperkuat ukhuwah, serta melestarikan nilai-nilai perjuangan Nahdlatul Ulama melalui berbagai kegiatan keagamaan, sosial, dan budaya.
_11zon.jpg)
