Politikadharma.com - REJANG LEBONG – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang terjadi di Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu.
Dalam operasi yang dilakukan pada Senin (9/3/2026) sore, tim penyidik KPK mengamankan sejumlah pejabat daerah dan pihak swasta yang diduga berkaitan dengan perkara dugaan korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong.
Para pihak yang diamankan tersebut kemudian diterbangkan ke Jakarta pada Selasa pagi (10/3/2026) sekitar pukul 06.00 WIB melalui Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu untuk menjalani pemeriksaan lanjutan di Gedung Merah Putih KPK.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, enam orang dibawa oleh penyidik KPK ke Jakarta. Mereka terdiri dari pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong serta pihak swasta yang diduga berkaitan dengan proyek pemerintah daerah.
Daftar Pihak yang Diamankan KPK
Berikut nama-nama yang turut diamankan dalam operasi tersebut:
1. Muhammad Fikri Thobari – Bupati Rejang Lebong
2. Hendri Praja – Wakil Bupati Rejang Lebong
3. Hary Eko Purnomo – Kepala Dinas PUPR Rejang Lebong
4. Santri Gozali – Pejabat Pembuat Komitmen (PPK)
5. Joki Yusdianto – Direktur perusahaan kontraktor
6. Edi Manggala – Pihak swasta
Sementara itu, istri Bupati Rejang Lebong, Intan Larasati, tidak termasuk dalam rombongan yang dibawa ke Jakarta oleh penyidik KPK.
Hingga saat ini, keenam orang tersebut masih berstatus sebagai pihak yang diperiksa. Penyidik KPK masih melakukan pendalaman terkait dugaan tindak pidana korupsi yang melatarbelakangi operasi tangkap tangan tersebut.
Sesuai prosedur hukum, KPK memiliki waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan, apakah akan ditetapkan sebagai tersangka atau hanya berstatus saksi dalam perkara tersebut.
Informasi yang berkembang menyebutkan bahwa kasus ini diduga berkaitan dengan praktik pemberian fee proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong.
Meski demikian, hingga saat ini pihak KPK belum memberikan keterangan resmi secara rinci terkait konstruksi perkara maupun jumlah uang yang diamankan dalam operasi tersebut.
Tim penyidik masih terus melakukan pemeriksaan intensif di Gedung KPK Jakarta guna mengungkap secara terang dugaan tindak pidana korupsi yang terjadi.
—
| Reporter : Nur A's | Editor : Arief/Tri | Sumber Foto : Redaksi |
_11zon.jpg)
