Jemaah Umrah Asal Mukomuko Terpantau Aman di Arab Saudi, Kemenhaj Imbau Penundaan Keberangkatan

POLITIKADHARMA.COM
By -
0
" Darmanto,S.Hi Kepala Kemenhaj Mukomuko"


Politikadharma.com - Mukomuko – Menyusul memanasnya konflik bersenjata antara Amerika Serikat dan Iran yang berdampak pada situasi keamanan di kawasan Timur Tengah, Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Mukomuko bergerak cepat melakukan penelusuran terhadap jemaah umrah asal daerah tersebut yang saat ini berada di Arab Saudi.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan kondisi jemaah tetap aman serta layanan perjalanan ibadah umrah berjalan sebagaimana mestinya di tengah situasi geopolitik yang tidak menentu.


Kepala Kemenhaj Kabupaten Mukomuko, H. Darmanto, S.H.I., M.H., mengatakan pihaknya telah melakukan koordinasi intensif dengan sejumlah relasi di Arab Saudi serta dengan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) yang beroperasi di wilayah Mukomuko.


“Koordinasi kami lakukan secara intensif untuk memastikan kondisi jemaah asal Mukomuko yang saat ini berada di Tanah Suci tetap aman dan mendapatkan layanan yang memadai,” ujar Darmanto.


BACA JUGA ; KH. Suparman (KH. Toha): Ulama Penggerak Pendidikan dari Desa Marga Mukti


Berdasarkan informasi yang dihimpun dari rekanan di Arab Saudi, yakni Muhammad Rasyid dan Agus Al Banjari, sejumlah maskapai internasional dilaporkan terdampak oleh situasi keamanan di kawasan tersebut. Maskapai yang mengalami dampak operasional antara lain ; Etihad Airways, Qatar Airways, Emirates, Malaysia Airlines, China Southern Airlines, SriLankan Airlines, IndiGo, Philippine Airlines, Singapore Airlines, Scoot, Royal Brunei Airlines, Oman Air


Sementara itu, beberapa maskapai lain dilaporkan masih beroperasi normal, di antaranya: Hainan Airlines, Ethiopian Airlines, Saudia, Lion Air


Dari hasil verifikasi terhadap sejumlah PPIU seperti Alfa Kaza Mustika Tour, Khalid Tour, BST, BSH, dan Zafa Tour, diketahui terdapat satu orang jemaah asal Mukomuko yang saat ini masih berada di Tanah Suci.


Jemaah tersebut adalah Suratman, warga Desa Tanjung Jaya, yang mengikuti paket umrah Full Ramadan melalui PPIU BST.


Koordinator PPIU BST Kabupaten Mukomuko, Ali Mustaqimudin, S.Pd.I., M.Pd., memastikan bahwa kondisi jemaah tersebut dalam keadaan aman.

“Saat ini terdapat satu jemaah kami yang melaksanakan umrah paket Full Ramadan di Arab Saudi. Komunikasi kami lakukan secara intensif dan sampai saat ini yang bersangkutan, Alhamdulillah, dalam keadaan baik, aman, dan lancar dalam melaksanakan ibadah umrahnya,” jelas Ali.

 

Sebagai langkah antisipatif, Kantor Kemenhaj Mukomuko juga aktif menyebarkan informasi terbaru melalui berbagai platform media sosial agar masyarakat memperoleh informasi yang akurat dan tidak terpengaruh kabar yang belum jelas kebenarannya.


BACA JUGA ; Inflasi Mukomuko Disebut Turun, Benarkah Harga Sudah Stabil?


Darmanto mengimbau masyarakat yang berencana menunaikan ibadah umrah dalam waktu dekat untuk menunda keberangkatan hingga situasi di Timur Tengah kembali kondusif.

“Setiap informasi terkait situasi umrah di tengah kegentingan di Timur Tengah selalu kami bagikan melalui media sosial agar masyarakat mendapatkan informasi yang lengkap dan akurat. Sesuai arahan Kemenhaj pusat, kami menghimbau agar jemaah menunda perjalanan ibadah umrahnya sampai situasi benar-benar kondusif,” tegasnya.

 

Ia juga menyampaikan pesan kepada keluarga jemaah yang berada di tanah air agar tetap tenang dan terus memantau informasi resmi.

“Bagi jemaah yang sudah berada di Arab Saudi, kami minta agar terus berkomunikasi serta mengikuti arahan maskapai, PPIU, dan otoritas setempat. Keluarga di tanah air diharapkan tetap tenang dan mengikuti perkembangan informasi dari sumber resmi. Dalam situasi penuh risiko ini, kami meminta masyarakat menahan diri dan tidak memaksakan diri berangkat demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya.


| Reporter : Nur A's | Editor : Arief/Tri | Sumber Foto : Redaksi |

Posting Komentar

0 Komentar

Posting Komentar (0)