![]() |
MUKOMUKO – Memanfaatkan momentum bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi, jajaran Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Mukomuko membiasakan kegiatan membaca Alquran sebelum memulai pelayanan kepada masyarakat.
Kegiatan tadarus ini dilaksanakan secara rutin oleh seluruh pegawai, baik di Kantor Kemenag Kabupaten maupun di Kantor Urusan Agama (KUA) yang tersebar di setiap kecamatan.
Kepala Kantor Kemenag Mukomuko, H. Widodo, SH.I, mengatakan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar rutinitas keagamaan, melainkan bagian dari upaya membangun kedisiplinan, integritas, serta kualitas pelayanan publik berbasis nilai spiritual.
BACA JUGA ; “Haji Setahun Sekali, Pegawai Kemenhaj Kerja Apa?” Ini Penjelasan Lengkap Siklus Kerja Sepanjang Tahun
Menurutnya, pembacaan Alquran dilakukan sebelum jam pelayanan dimulai sehingga tidak mengganggu aktivitas pelayanan kepada masyarakat. Justru, kegiatan ini diharapkan mampu menciptakan suasana kerja yang lebih tenang, tertib, dan fokus.
“Ramadhan menjadi momentum untuk memperkuat nilai spiritual sekaligus meningkatkan etos kerja aparatur. Dengan memulai aktivitas melalui tadarus Alquran, diharapkan pelayanan tetap profesional dan penuh tanggung jawab,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat selama bulan Ramadhan tetap berjalan normal. Seluruh unit kerja, termasuk KUA di tingkat kecamatan, diminta menjaga standar pelayanan sesuai ketentuan yang berlaku tanpa adanya penurunan kualitas layanan.
BACA JUGA ; Kemenag Mukomuko: Madrasah Harus Jadi Pusat Pembinaan Karakter Religius Peserta Didik
Kegiatan tadarus dilaksanakan secara bersama-sama dan dipimpin secara bergiliran oleh pegawai. Selain mempererat kebersamaan internal, kegiatan ini juga menjadi pengingat bagi aparatur agar menjalankan tugas berdasarkan prinsip amanah dan akuntabilitas.
“Sebagai instansi yang membidangi urusan keagamaan, nilai-nilai Alquran harus tercermin dalam sikap dan kinerja pegawai. Integritas, kejujuran, dan kedisiplinan menjadi fondasi utama dalam memberikan pelayanan administrasi keagamaan kepada masyarakat,” jelasnya.
Kemenag Mukomuko berharap kebiasaan membaca Alquran sebelum bekerja tidak hanya berlangsung selama Ramadhan, tetapi dapat terus dilaksanakan sebagai budaya kerja positif di lingkungan instansi.
“Kami ingin memastikan seluruh jajaran tetap berkomitmen memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan sesuai aturan, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap layanan Kemenag semakin meningkat,” pungkasnya.
_11zon.jpg)
