![]() |
| "Panitia Pilkades bukit makmur melakukan verifikasi berkas pencalonan kepala desa" |
Politikadharma.com - MUKOMUKO — Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak Kabupaten Mukomuko tahun 2026 di Desa Bukit Makmur, Kecamatan Penarik, mulai mengerucut pada dua nama.
Hingga batas akhir pengembalian berkas pada Sabtu, 12 September 2026, Panitia Pilkades Desa Bukit Makmur mencatat sebanyak dua bakal calon kepala desa telah resmi mengembalikan berkas pencalonan.
Ketua Panitia Pilkades Bukit Makmur, Ari Widodo, mengatakan dua berkas bakal calon tersebut telah diterima oleh panitia dan langsung memasuki tahapan verifikasi.
Dengan hanya dua bakal calon yang mengembalikan berkas hingga batas waktu pendaftaran, Pilkades Bukit Makmur hampir dipastikan akan mempertemukan dua kandidat, yakni pendatang baru Fatkurohman dan kepala desa petahana Supri Suyanto.
"Untuk yang mengembalikan berkas sampai hari ini ada dua bakal calon," ujar Ari Widodo.
Ari menjelaskan, secara administrasi awal, berkas dari kedua bakal calon tersebut dinyatakan lengkap oleh panitia.
![]() |
| Fatkurohman balon kades bukit makmur saat mengantar berkas Jum'at, 11/9/2026 |
Meski demikian, kelengkapan tersebut belum serta-merta menjadikan keduanya sebagai calon kepala desa yang telah ditetapkan. Panitia masih harus melakukan verifikasi dan penelitian ulang terhadap seluruh dokumen persyaratan pencalonan.
Tahapan ini dilakukan untuk memastikan seluruh persyaratan yang diajukan para bakal calon benar-benar memenuhi ketentuan yang berlaku dalam pelaksanaan Pilkades serentak Kabupaten Mukomuko.
Setelah proses verifikasi dan penelitian berkas selesai, tahapan berikutnya adalah penetapan calon kepala desa.
![]() |
| Supri suyanto balon kades saat mengantar berkas, Sabtu 12/9/2026 |
Penetapan calon kepala desa Desa Bukit Makmur dijadwalkan berlangsung pada 5 Oktober 2026 mendatang.
Jika tidak ada perubahan setelah proses verifikasi, kontestasi Pilkades Bukit Makmur 2026 akan menjadi pertarungan dua kandidat dengan latar belakang berbeda.
Fatkurohman tampil sebagai pendatang baru dalam kontestasi Pilkades, sementara Supri Suyanto merupakan kepala desa petahana yang kembali maju untuk mempertahankan kepemimpinannya.
Kondisi tersebut membuat Pilkades Bukit Makmur menarik untuk dinantikan. Dengan hanya dua kandidat, masyarakat akan dihadapkan pada pilihan antara mempertahankan kepemimpinan petahana atau memberikan kesempatan kepada wajah baru untuk memimpin desa.
Namun, sebelum memasuki tahapan kampanye dan pemungutan suara, seluruh proses masih harus mengikuti tahapan resmi Pilkades, termasuk verifikasi dan penelitian administrasi serta penetapan calon oleh panitia.
Pilkades serentak Kabupaten Mukomuko 2026 sendiri menjadi salah satu agenda politik pemerintahan desa yang mendapat perhatian masyarakat, termasuk di Desa Bukit Makmur.
Hasil akhir siapa yang akan memimpin Desa Bukit Makmur periode berikutnya tentu masih menunggu proses tahapan Pilkades hingga hari pemungutan suara.
—
| Reporter : Nur A's | Editor : Arief/Tri | Sumber Foto : Redaksi |
_11zon.jpg)


