Forum Silaturahmi Alumni Pesantren Al-Ihya Ulumaddin Mukomuko Rutin Ngaji Kitab Niat Ingsun Ngaji dan Pererat Silaturahmi

POLITIKADHARMA.COM
By -
0

Politikadharma.com - Mukomuko – Forum Silaturahmi Alumni (FOSILA) Pondok Pesantren Al-Ihya Ulumaddin Kesugihan, Cilacap, Jawa Tengah, yang berdomisili di Kabupaten Mukomuko, Bengkulu, kembali menggelar kegiatan rutin bulanan berupa pengajian kitab Niat Ingsun Ngaji yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama.

Kegiatan yang telah berjalan lebih dari satu tahun ini menjadi wadah penting bagi para alumni untuk menjaga ukhuwah islamiyah serta mempererat tali silaturahmi antar sesama alumni yang tersebar di berbagai wilayah di Kabupaten Mukomuko.

Acara rutin tersebut diisi dengan kegiatan mutholaah atau kajian kitab Niat Ingsun Ngaji, sebuah kitab yang ditulis oleh pengasuh sekaligus pendiri Pondok Pesantren Al-Ihya Ulumaddin, KH. Ahmad Badawi Hanafi. Melalui kajian ini, para alumni diharapkan dapat terus menjaga tradisi keilmuan pesantren serta mengamalkan nilai-nilai yang telah diajarkan selama menimba ilmu di pondok.


Ketua FOSILA Al-Ihya Ulumaddin Mukomuko, Syarif, mengatakan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar rutinitas keagamaan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat kebersamaan antar alumni.


> "Kegiatan ini kami laksanakan sebagai upaya menjaga silaturahmi antar alumni agar tetap terjalin dengan baik meskipun sudah lama meninggalkan pondok. Selain itu, melalui ngaji kitab ini kami ingin menjaga tradisi keilmuan pesantren agar tetap hidup di tengah masyarakat," ujar Syarif.


Ia juga berharap kegiatan ini dapat terus berjalan secara istiqomah dan semakin banyak alumni yang ikut berpartisipasi.

> "Harapan kami kegiatan ini bisa terus berlanjut dan semakin mempererat persaudaraan alumni. Kami juga berharap ke depan FOSILA bisa memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, baik melalui kegiatan keagamaan, sosial, maupun pendidikan," tambahnya.

Dengan konsistensi kegiatan yang terus terjaga, FOSILA Al-Ihya Ulumaddin Mukomuko diharapkan dapat menjadi contoh positif bagaimana alumni pesantren tetap menjaga nilai kebersamaan, keilmuan, serta pengabdian kepada masyarakat.

 — 
| Reporter : Nur A's | Editor : Arief/Tri | Sumber Foto : Redaksi |

Posting Komentar

0 Komentar

Posting Komentar (0)