Setelah dilakukan serangkaian pemeriksaan dan proses identifikasi, pihak kepolisian memastikan bahwa korban bernama Sopiah (22), warga Desa Sungai Pinang, Kecamatan Muara Lakitan.
Korban sebelumnya dilaporkan hilang oleh pihak keluarga selama lima hari sebelum akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di pinggir Jalan Lintas Kepahiang–Bengkulu, tepatnya di kawasan hutan Liku 9, pada Selasa (10/3/2026) siang.
Identitas korban terungkap setelah pihak keluarga mendatangi kepolisian dan mengonfirmasi bahwa jasad tersebut adalah anggota keluarga mereka yang sebelumnya dinyatakan hilang.
BACA JUGA ; Mayat Wanita Berbaju Pink Ditemukan di Tumpukan Sampah Liku 9 Kepahiang, Polisi Selidiki Identitas Korban
Duka mendalam juga disampaikan kerabat korban melalui media sosial. Salah satunya melalui status WhatsApp milik kerabat bernama Sangkut Atin.
“Innalillahi wa innalillahi rojiun, cam dek nyangko nia nga secepat tu ninggal ku. Tau dek nga wang e baik nia. Semoga amal ibadah ny di terimo di sisi Allah, semoga pelaku cepat terungkap,” tulisnya.
Sebelumnya, jasad korban pertama kali ditemukan oleh seorang pengendara yang melintas di lokasi. Ia melihat tubuh seorang wanita tergeletak di antara tumpukan sampah di pinggir jalan.
Penemuan tersebut kemudian dilaporkan kepada warga sekitar dan pihak berwajib.
Tak lama berselang, informasi mengenai penemuan mayat itu menyebar luas melalui pesan WhatsApp dan menjadi perbincangan masyarakat di Kabupaten Kepahiang.
Saat ditemukan, kondisi jasad korban sudah mulai membusuk dan dikerumuni lalat. Hal itu menimbulkan dugaan bahwa korban telah meninggal dunia lebih dari satu hari sebelum ditemukan.
BACA JUGA ; Profil Muhammad Fikri Thobari: Dari Pengusaha hingga Bupati Rejang Lebong yang Terjaring OTT KPK
Saat ini pihak kepolisian masih melakukan pendalaman dan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kematian korban serta kemungkinan adanya unsur tindak pidana dalam kasus tersebut.
Polisi juga tengah mengumpulkan sejumlah keterangan dan bukti guna mengungkap siapa pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa tragis tersebut.
Kasus ini pun menjadi perhatian masyarakat karena lokasi penemuan berada di jalur lintas yang cukup ramai dilalui kendaraan.
_11zon.jpg)
