BENGKULU — Warga Kabupaten Kepahiang dibuat geger setelah dua kasus percobaan bunuh diri terjadi secara beruntun dalam waktu kurang dari 24 jam di Kecamatan Seberang Musi. Kedua korban merupakan pria lanjut usia yang diduga nekat menenggak cairan racun.
Peristiwa pertama terjadi pada Selasa (17/2/2026) siang. S-Y (61), warga Desa Air Pesi, ditemukan tergeletak lemas di kamar mandi rumahnya dengan botol berisi cairan yang diduga racun rumput masih berada di tangannya.
Belum hilang keterkejutan warga, kasus serupa kembali terjadi keesokan harinya. Pada Rabu (18/2/2026) sekitar pukul 10.15 WIB, A-B (50), warga Dusun II Talang Wasim, Desa Tebat Laut, ditemukan dalam kondisi muntah-muntah di belakang rumahnya. Ia diduga mengonsumsi campuran racun jenis Sprinter dan racun kontak sejenis Gramaxon.
Kedua korban langsung dilarikan ke RSUD Kepahiang dan kini menjalani perawatan intensif. S-Y dirawat di ruang ICU karena kondisi kritis, sementara A-B mendapat penanganan di ruang Cempaka.
Dokter Rahma Wati dari RSUD Kepahiang membenarkan kedua pasien telah mendapatkan tindakan medis darurat sejak tiba di rumah sakit.
“Pasien pertama sudah mendapat tindakan medis, sedangkan pasien A-B masuk sekitar pukul 10.45 WIB berdasarkan keterangan keluarga memang minum racun,” ujarnya, Rabu (18/2/2026).
Dua kejadian beruntun di wilayah yang sama ini kini menjadi perhatian aparat kepolisian. Hingga saat ini, motif di balik aksi nekat kedua warga masih dalam penyelidikan.
_11zon.jpg)
