Nasional-Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, pertanyaan “kapan mulai puasa?” mulai ramai diperbincangkan masyarakat. Selain mempersiapkan diri secara rohani, umat Muslim juga mulai bersiap memenuhi kebutuhan selama bulan puasa, mulai dari persiapan sahur dan berbuka hingga merencanakan momen kebersamaan bersama keluarga.
Sebelumnya, Pemerintah Indonesia telah menetapkan hari libur nasional Idul Fitri 1447 Hijriah pada 21–22 Maret 2026. Ketetapan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri Nomor 1497, 2, dan 5 Tahun 2025 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2026 yang ditandatangani pada 19 September 2025.
Berdasarkan perhitungan astronomi dan kalender Hijriah global, awal Ramadhan 1447 H diperkirakan jatuh pada pertengahan Februari 2026. Secara umum terdapat dua kemungkinan awal puasa, yakni Rabu, 18 Februari 2026 atau Kamis, 19 Februari 2026. Perbedaan ini terjadi karena penetapan awal Ramadhan di Indonesia dilakukan melalui Sidang Isbat yang mempertimbangkan metode hisab dan rukyatul hilal.
BACA JUGA : Mengapa Awal Puasa di Indonesia Sering Tidak Sama?
Di Indonesia, terdapat beberapa versi penetapan awal puasa yang biasanya mengacu pada keputusan Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama, dan pemerintah melalui Kementerian Agama.
Awal Puasa Menurut Muhammadiyah
Muhammadiyah telah menetapkan 1 Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. Keputusan ini tertuang dalam Maklumat Majelis Tarjih dan Tajdid Nomor 2/MLM/I.0/E/2025.
Muhammadiyah menggunakan metode hisab hakiki dengan pendekatan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT). Berdasarkan perhitungan tersebut, 1 Syawal 1447 Hijriah atau Hari Raya Idul Fitri diperkirakan jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.
Awal puasa menurut NU
Hingga kini, Nahdlatul Ulama (PBNU) belum menetapkan tanggal awal puasa 2026. NU menggunakan metode Hisab Imkanur Rukyah Nahdlatul Ulama (IRNU), yaitu kombinasi antara perhitungan astronomi dan pengamatan langsung hilal. Seperti pemerintah, PBNU akan melakukan pemantauan hilal pada 29 Syakban 1447 H untuk menentukan awal Ramadhan.
Awal Puasa Menurut Pemerintah
Sementara itu, pemerintah melalui kalender resmi 2026 yang diterbitkan Kementerian Agama memperkirakan 1 Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.
Perkiraan ini mengacu pada kriteria MABIMS (Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura) yang digunakan sebagai pedoman penentuan awal bulan Hijriah di kawasan Asia Tenggara.
Namun demikian, kepastian awal Ramadhan masih menunggu hasil Sidang Isbat yang dijadwalkan pada 17 Februari 2026, bertepatan dengan 29 Syakban 1447 Hijriah. Sidang tersebut akan menentukan secara resmi awal puasa berdasarkan hasil hisab dan rukyatul hilal di berbagai titik pemantauan di Indonesia.
Dengan semakin dekatnya bulan suci Ramadhan, masyarakat diimbau mulai mempersiapkan diri, baik secara spiritual maupun fisik, agar dapat menjalankan ibadah puasa dengan khusyuk dan penuh makna.
_11zon.jpg)
